Ini Alasan Mabes Polri Merazia Kepemilikan Air Soft Gun

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mengungkapkan hasil pengungkapan kasus-kasus kejahatan yang menggunakan senjata api, pelaku rata-rata menggunakan senjata api ilegal.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny Franky Sompie menjelaskan hal itu terjadi di hampir semua lokasi penembakan yang sudah terungkap.

"Kalau yang belum terungkap, kami belum tahu senjata apinya darimana. Tapi yang sudah terungkap itu secara keseluruhan kita lihat bahwa senjata apinya ilegal, rakitan, atau pabrikan tapi diperoleh secara ilegal. Jadi tidak ada yang digunakan karena tadinya punya ijin kemudian digunakan," kata Ronny di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2013).

Sementara senjata air gun dan airsoft gun yang saat ini banyak beredar di masyarakat  rata-rata tidak punya izin. Kepolisian pun menjalankan kerjasama dengan bea cukai untuk mencegah masuknya senjata air gun atau air soft gun masuk ke tanah air.

"Kerjasama kita lakukan dan tentunya kontribusi dari bea cukai ini sangat penting untuk bisa mencegah masuknya airgun dan airsoft gun yang ilegal," katanya.

Senjata air soft gun atau air gun berdasarkan hasil pengungkapan baru-baru ini di wilayah Cipacing, Jawa Barat, ternyata casingnya bisa digunakan untuk senjata api. Ronny mengatakan senjata air gun atau airsoft gun ini diganti larasnya saja. Laras dari senjata panjang dipotong, kemudian digabungkan dengan rangkanya air gun atau airsoft gun.

"Itu bisa kita ungkap, artinya bagaimana kita berupaya untuk menertibkan impor airgun atau airsoft gun sehingga itu terawasi," ucapnya.

Baca Juga:

Ini Alasan Mabes Polri Merazia Kepemilikan Air Soft Gun

Elriski Masuk ke Kamar Holly Pakai Kunci Palsu

Pakar Hukum Setuju MK Bentuk Majelis Etik Permanen


http://id.berita.yahoo.com/ini-alasan-mabes-polri-merazia-kepemilikan-air-soft-120544079.html
◄ Newer Post Older Post ►
Powered by Blogger.
 

© VivaJos Powered by Blogger