KPK Didesak Ungkap Korupsi BP Migas Era Raden Priyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Ahmad Yani mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), fokus dalam menyelidiki kasus dugaan korupsi di BP Migas, saat masih dipimpin Raden Priyono.

Sebab, KPK sudah berjanji mengusut kongkalikong bernilai miliaran dolar AS, saat mengungkap suap Kepala SKK Migas non aktif Rudi Rubiandini.

"Katanya dulu bilang bahwa kasus Rudi pintu masuk. Ayo dong tuntaskan! Bongkar semua mulai zaman BP Migas, digempur habis," kata Yani, Kamis (10/10/2013).

"Itu negara keluar uang triliunan rupiah. Saya mendapatkan info dari teman yang bekerja di bidang migas, besar sekali mark up-nya. Harusnya KPK fokus ke yang besar seperti ini, jangan big news saja," kritiknya.

Yani menilai, ada unsur kesengajaan dari KPK, dalam membiarkan maraknya korupsi di sektor migas. Anggota DPR asal PPP menduga, kesengajaan itu lantaran KPK menghindari benturan dengan para penguasa.

"Karena terlalu banyak benturannya, bisa benturan dengan kabinet atau yang lain," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad menyatakan lembaganya tengah fokus mengungkap korupsi di bidang migas. Namun, setelah terungkapnya kasus suap PT Karnell Oil, KPK belum juga melanjutkan penyelidikan di sektor migas. (*)

Baca Juga:

Seniman Mural di Yogyakarta Dipenjara Lantaran Tulisan 'Jogja Aja Didol'

KPK Didesak Ungkap Korupsi BP Migas Era Raden Priyono


http://id.berita.yahoo.com/kpk-didesak-ungkap-korupsi-bp-migas-era-raden-064920568.html
◄ Newer Post Older Post ►
Powered by Blogger.
 

© VivaJos Powered by Blogger