Maria Utarakan Kebiasaan Akil Memotong Keterangan Saksi

Jakarta (Antara) - Hakim Konstitusi Maria Farida Indrati mengutarakan, kebiasaan Ketua MK non-aktif Akil Mochtar memotong keterangan saksi dalam persidangan perkara sengketa pilkada merupakan cara untuk menggali fakta-fakta.

"Ya itu salah satu cara bagaimana menggali jawaban-jawaban saksi. Saya rasa begitu selama ini," kata Maria seusai memberikan keterangan kepada Majelis Kehormatan MK secara tertutup di Gedung MK, Jakarta, Kamis malam.

Maria Farida Indrati merupakan salah satu hakim konstitusi (selain Anwar Usman) yang mendampingi Akil Mochtar dalam majelis panel sidang sengketa pilkada Kabupaten Gunung Mas.

Akil Mochtar tertangkap tangan oleh KPK saat menerima suap yang diduga terkait perkara sengketa pilkada tersebut.

Maria menilai kebiasaan Akil memotong keterangan saksi-saksi bukan merupakan upaya Akil untuk mengarahkan saksi. Melainkan untuk mempersingkat waktu persidangan.

"Kadang kan saksi itu bertele-tele, saat diminta untuk menjawab poin-poinnya saja, tetapi orangnya mengatakan akan bercerita dulu. Kita kan hanya punya waktu 14 hari (dalam menyelesaikan sebuah perkara), kalau semua omongan saksi panjang lebar, waktu tidak cukup," papar dia.

Sementara itu Maria mengungkapkan dihadapan Majelis Kehormatan MK, dirinya hanya dimintai keterangan terkait proses pengambilan keputusan perkara sengketa pilkada yang selama ini ditangani Akil Mochtar.

Terkait isu suap di lingkungan MK, Maria menjelaskan bahwa selama ini hakim konstitusi selalu saling mengingatkan. Apabila ada tamu yang tidak dikenal ingin menemui seorang hakim, maka hakim bersangkutan selalu mengajak hakim lainnya untuk bertemu yang bersangkutan.(rr)


http://id.berita.yahoo.com/maria-utarakan-kebiasaan-akil-memotong-keterangan-saksi-232828973.html
◄ Newer Post Older Post ►
Powered by Blogger.
 

© VivaJos Powered by Blogger