Ratu Atut Larang Wartawan Masuki Kantornya

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiadji

TRIBUNNEWS.COM, BANTEN - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah masih menutup diri dan belum mau memberikan konfirmasi mengenai surat cegah keluar negeri yang dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wartawan yang masuk ke dalam kantor Gubernur Banten yang terletak di Jalan Brigjen KH Samun no 5, Serang, langsung dicegat oleh petugas Satpol PP yang berjaga didepan pintu gerbang.

"Mau kemana? Perintah pimpinan, tidak boleh ada yang masuk," kata seorang petugas Satpol PP, Ali Rahmat, Selasa (8/10/2013).

Petugas Satpol PP lainnya pun ikut menimpali kalau mereka bisa kena tegur jika mengizinkan wartawan masuk kedalam.

"Situ enak bikin berita, nanti sini yang kena. Apalagi lagi ada masalah," ceplosnya.

Sementara, Kabiro Humas Pemprov Banten, Siti Maani Nina yang dikonfirmasi Tribun terkait pelarangan wartawan masuk kedalam gedung, tak kunjung mengangkat telponnya.

Seperti diberitakan, Ratu Atut batal naik haji lantaran surat cegah keluar negeri yang dikeluarkan oleh KPK. Menurut Asisten Pribadi Atut, Linda, orang nomor satu di Banten itu akan berdinas seperti biasa pada esok hari.

Baca Juga:

Rekrutmen Hakim MK Tanpa DPR? Bisa Saja

Jimly: Perppu MK Bisa Disisipi Ide untuk Mengebiri

BNN akan Periksa Penyidik KPK Terkait Ganja di Ruang Akil Mochtar


http://id.berita.yahoo.com/ratu-atut-larang-wartawan-masuki-kantornya-110450291.html
◄ Newer Post Older Post ►
Powered by Blogger.
 

© VivaJos Powered by Blogger